Sunday, October 11, 2020

Materi Pelajaran Penjasorkes Kelas 5 Semester 1 SD/MI

Pembaca setia Hobi Belajar yang berbahagia. Dibawah ini adalah materi pembelajaran PJOK Kelas V Semester I (Ganjil) Kurikulum K13 Tahun 2019.


PELAJARAN 1

A. Kombinasi Gerak dalam Permainan Sepak Bola.
B. Kombinasi Gerak dalam Permainan Bola Voli.
C. Kombinasi Gerak dalam Permainan Bola Basket.
Rangkuman
Evaluasi
Refleksi


PELAJARAN 2

A. Kombinasi Gerak Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Kasti.
B. Kombinasi Gerak Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Rounders.
Rangkuman
Evaluasi
Refleksi


PELAJARAN 3
Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Lempar melalui Lompat Jauh dan Lempar Roket

A. Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat dan Mendarat pada Lompat Jauh.
B. Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, dan Lempar pada Lempar Roket.
Rangkuman
Evaluasi
Refleksi


PELAJARAN 4
Variasi Gerak Dasar Lokomotor dan Nonlokomotor dalam Bela Diri Pencak Silat

A. Variasi Gerak Nonlokomotor dalam Pencak Silat.
B. Variasi Gerak Lokomotor dalam Pencak Silat.
Rangkuman
Evaluasi
Refleksi


PELAJARAN 5
Latihan Daya Tahan Jantung untuk Pengembangan Kebugaran Jasmani 

A. Daya Tahan Jantung.
B. Latihan Peningkatan Daya Tahan Jantung.
Rangkuman
Evaluasi
Refleksi












Friday, October 2, 2020

Materi Pelajaran Penjasorkes Kelas VI Semester 1 SD/MI

Pembaca setia Hobi Belajar yang berbahagia. Dibawah ini adalah materi pembelajaran PJOK Kelas VI Semester I (Ganjil) Kurikulum K13 Tahun 2019.


PELAJARAN 1 Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar dalam Permainan Bola Besar 

A. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Sepak Bola.

B. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Voli.

C. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Basket

Rangkuman

Evaluasi

Refleksi


PELAJARAN 2 Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar dalam Berbagai Permainan Bola Kecil

A. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Kasti.

B. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Nonlokomotor, Lokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Rounders.

Rangkuman

Evaluasi

Refleksi


PELAJARAN 3 Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Lempar

A. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, dan Lompat melalui Aktivitas Atletik 

B. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Lari dan Lempar pada Lempar Roket

Rangkuman

Evaluasi

Refleksi


PELAJARAN 4 Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor dan Nonlokomotor dalam Seni Bela Diri Pencak Silat

A. Variasi Gerak Dasar Nonlokomotor dengan Kombinasi Gerak Lokomotor pada Pencak Silat.

B. Variasi Gerak Dasar Lokomotor dengan Kombinasi Gerak Nonlokomotor pada Pencak Silat.

Rangkuman

Evaluasi

Refleksi


PELAJARAN 5 Aktivitas Kebugaran Jasmani 

A. Kebugaran Jasmani

B. Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani

C. Pengukuran Tingkat Kebugaran Jasmani

Rangkuman

Evaluasi

Refleksi

Thursday, September 17, 2020

Bermain Bola

Dunia olahraga mengenal berbagai macam cabang olahraga. Di antaranya olahraga menggunakan bola. Ada dua macam bola yang dipakai dalam melakukan permainan dan olahraga, yaitu:

permainan bola kecil;

permainan bola besar.

Setelah kalian mempelajari berbagai gerakan tubuh, kali ini kamu akan bermain dengan alat bantu, yaitu bola. Dalam permainan bola ini semua gerakan yang telah kalian pelajari akan digabungkan. Mulai dari berjalan, berlari mengayunkan lengan, dan menekuk.


1. Permainan Melempar dan Menangkap Bola

Di dalam permainan ini terdapat dua macam teknik, yaitu cara menangkap bola dan melempar bola. Kedua teknik ini biasa dipakai dalam olahraga kasti dan kipers.

Teknik dasar melempar bola adalah:

  • sikap badan menghadap ke depan;
  • tangan sudah memegang bola;
  • pandangan mata diarahkan ke sasaran;
  • ayunkan tangan dari belakang ke depan dan lepaskan bola ke sasaran.


Sedangkan teknik dasar untuk menangkap bola adalah:

  • hadapkan badan ke arah datangnya bola;
  • kedua tangan diluruskan;
  • kedua telapak tangan dibuka menghadap arah bola;
  • tangkaplah bola yang datang dengan kedua tangan.


2. Permainan Bola Besar

Kamu tentu pernah bermain sepak bola. Olahraga ini termasuk permainan bola besar. Teknik dasar bermain sepak bola antara lain sebagai berikut.


a. Menendang

Tahukah kalian Christiano Ronaldo? Ya, dia adalah bintang sepak bola asal Portugal yang memiliki kharisma dan sangat dikagumi penggemarnya di seluruh dunia. Dia sering disebut sebagai kreator bola. Mengapa demikian? Karena Christiano Ronaldo mampu memainkan bola, seperti menendang dengan berbagai teknik. Christiano Ronaldo sangat mahir menggiring bola dan menjebol gawang lawannya.

Dalam permainan sepak bola banyak berbagai teknik menendang bola. Menendang merupakan latihan dasar dalam olahraga sepak bola.

Ada bermacam-macam teknik menendang bola. Salah satunya adalah menendang dengan menggunakan ujung kaki. Selain itu, menendang juga dapat menggunakan kaki bagian dalam. Teknik dasar menendang dapat dilakukan dengan cara:

  • mengambil ancang-ancang dari belakang;
  • berlari menuju bola;
  • ayunkan kaki lebih tinggi dan menjatuhkannya pada bola; dan
  • arahkan bola pada sasaran.


Kamu dapat menggunakan berbagai bagian kaki untuk menendang bola di antaranya:

  • kaki bagian dalam;
  • kaki bagian luar; dan
  • punggung kaki.


b. Menahan Bola

Dalam pelajaran ini kita akan belajar teknik menahan bola dalam permainan sepak bola. Pernahkah kalian nonton bola baik di stadion ataupun di televisi? Bagaimana para pemain sepak bola itu menerima dan mempertahankan bola? Gerakan menahan bola dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain sebagai berikut.

1) Menggunakan kaki bagian dalam

Latihan ini dapat dilakukan dengan menerima bola yang datang atau yang ditendang menyusur tanah untuk kemudian membuka kaki bagian dalam untuk menahan laju bola.

2) Menggunakan paha

Latihan ini dapat dilakukan dengan menerima bola yang datangnya setengah badan. Angkat paha searah datangnya bola untuk menahan laju bola. Bola yang datang bisa dengan dilempar.

3) Menggunakan dada

Latihan ini dapat dilakukan apabila bola yang datang berasal dari atas. Caranya busungkan dada tepat pada jatuhnya bola yang datang dari atas. Bola yang datang bisa dengan dilemparkan ke atas.


TUAS DAN BIDANG MIRING

Tuas


Tuas atau pengungkit adalah semua benda yang keras dan dapat berputar dengan berpusat pada satu titik. Sistem tuas terdiri dari tiga bagian, yaitu beban, kuasa dan titik tumpu. Tempat dimana beban berada disebut dengan titik beban (w), tempat dimana gaya bekerja disebut dengan titik kuasa (F) dan tempat poros berputar disebut titik tumpu.


Jarak antara titik kuasa dengan titik tumpu disebut dengan lengan kuasa (lk) sedangkan jarak antara titik beban dengan titik tumpu disebut dengan lelang beban (lb). Pada tuas berlaku prinsip momen gaya (momen gaya akan dipelajari lebih detail pada bab dinamika rotasi) sebagai berikut.

Perbandingan antara berat beban dengan gaya kuasa disebut dengan keuntungan mekanik (KM).
Keterangan :
KM : keuntungan mekanis
W : berat beban (N)
F : gaya kuasa (N)
lb : lengan beban (m)
lk : lengan kuasa (m)

Berdasarkan persamaan di atas, kita dapat mengetahui untuk memperbesar keuntungan mekanis pada tuas dapat dilakukan dengan cara : memperpanjang lengan kuasa atau memperpendek lengan beban.Penggunaan tuas diharapkan memberikan kemudahan dalam melakukan pekerjaan, hal ini ditunjukkan dengan nilai keuntungan mekanisnya harus lebih besar dari satu (KM > 1). Agar tercapai maka nilai beban lebih besar dari gaya kuasa (w > F) dan lengan kuasa lebih besar daripada lengan beban (lk > lb)
Tips:
Untuk mempermudah mengingat persamaan keuntungan mekanis, gunakan konsep matematisnya yakni agar hasil pembagiannya lebih besar dari satu maka nilai pembilang harus lebih besar dari penyebutnya (besar dibagi kecil)

Selanjutnya berdasarkan letak titik beban, titik tumpu dan titik kuasa, tuas dapat dibedakan menjadi tiga kelas, yaitu kelas pertama, kedua dan ketiga

(a) Tuas Kelas Pertama

Pada kelas atau tuas jenis pertama, titik tumpu berada di antara titik berat dan titik kuasa.

Gambar Tuas Jenis Pertama


Contoh Tuas jenis pertama








 (b) Tuas Kelas Kedua

Pada kelas kedua, titik beban berada di antara titik kuasa dengan titik tumpu.







Contoh tuas jenis kedua.











(c) Tuas Kelas Ketiga
Pada tuas kelas ketiga, titik kuasa berada di antara titik beban dan titik tumpu.






Contoh alat yang menggunakan prinsip ini adalah stapler, alat pancing, dan pinset.










Bidang miring 

Jenis pesawat sederhana yang kedua adalah bidang miring. Sesuai dengan namanya bidang miring, yakni sebuah benda yang disusun miring untuk memindahkan sebuah benda ke ketinggian tertentu. Bidang miring ini sering kita lihat untuk memindahkan benda ke atas sebuah bak mobil seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.







Memindahkan benda ke atas truk akan lebih mudah jika menggunakan papan seperti pada gambar di atas, meskipun terlihat akan menempuh jarak yang lebih jauh dari pada langsung diangkat dari bawah ke atas, tapi pada dasarnya usaha yang dikeluarkan tetap sama. Agar lebih memahami, perhatikan gambar berikut






Berdasarkan gambar 4 diatas, terlihat perbedaan ketika akan memindahkan benda dari dasar ke ketinggian tertentu (a) menggunakan bidang miring, (b) ditarik secara langsung. Ketika memindahkan menggunakan bidang miring jarak yang ditempuh lebih jauh daripada ketika langsung di tarik (s > h) akan tetapi ketika ditarik secara langsung gaya tarik (F) secara langsung berlawanan arah dengan gaya berat benda (w) maka besarnya gaya untuk menarik benda harus lebih besar daripada berat benda tersebut. Berbeda dengan ketika menggunakan bidang miring gaya dorong (F) tidak secara langsung berlawanan arah dengan gaya berat benda (w) sehingga untuk menaikkan benda ke atas besar gaya dorong yang diperlukan tidak sebesar berat benda (w) adanya perbedaan inilah yang menyebabkan kemudahan ketika menggunakan bidang miring.

Kemudahan ini dapat terlihat dari keuntungan mekanis (KM) bidang miring secara matematis dapat ditulis





Keterangan :

KM : keuntungan mekanis

W : berat beban (N)

F : gaya kuasa (N)

s : panjang bidang miring (m)

h : tinggi (m)

Keuntungan mekanis pada bidang miring dapat diperbesar dengan cara memperpanjang jarak bidang miring (s) atau membuat bidang miring menjadi semakin landai. Penerapan bidang miring dalam kehidupan sehari-hari antara lain: jalan di pegunungan, pisau, mur, tangga, dll.

Contoh soal: Seorang pria mendorong sebuah peti seberat 600 N. Pria ini menggunakan sebuah papan dengan panjang 4 m yang digunakan sebagai bidang miring. jika jarak permukaan tanah dan bak truk 2 m, hitunglah besar gaya yang diperlukan wkeuntungan mekanis penggunaan bidang miring ini!



Tuesday, September 15, 2020

Permainan Bola Basket

Aktivitas bola basket di Indonesia berada di bawah naungan organisasi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi). Sebagai induk olahraga bola basket di Indonesia, Perbasi mengajak seluruh golongan aktif bermain bola basket. Perbasi juga mengenalkan bola basket bagi kalangan anak. Usaha ini dibuktikan saat Perbasi mengenalkan permainan bola basket mini. Langkah ini diambil Perbasi agar anak-anak gemar bermain bola basket. Permainan bola basket mini menggunakan alat dan fasilitas yang dapat dijangkau anak. 

Bola basket merupakan permainan beregu yang dimainkan lima orang dalam setiap regu. Pemenang dalam pertandingan bola basket adalah regu yang memasukkan paling banyak bola ke ring basket (keranjang) kelompok lawan.

Pada permainan bola basket, terdapat gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif. Gerak lokomotor dalam permainan bola basket meliputi kegiatan berjalan dan berlari. Gerak nonlokomotor dalam permainan bola basket, misalnya menekuk lutut sebelum mengoper bola dan menekuk siku sebelum menangkap bola. Gerak manipulatif dalam permainan bola basket, misalnya menangkap bola, memantulkan bola, dan mengoper bola. Bagaimana kombinasi gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif dalam permainan bola basket? Simaklah uraian berikut.


1. Kombinasi Gerak Manipulatif dan Nonlokomotor dalam Gerakan Mengoper Bola

Kerja sama sangat penting dalam permainan beregu, termasuk permainan bola basket. Contoh kerja sama antarpemain adalah melempar/ mengoper bola (passing). Melempar/mengoper bola merupakan kombinasi gerak nonlokomotor dan manipulatif. Gerakan mengoper bola dibedakan sebagai berikut.


a. Gerak Menekuk Siku dan Mengoper Bola

Gerakan mengoper setinggi dada (chest pass) menggunakan kedua tangan dari depan dada. Gerakan ini diawali dengan membentuk sikap badan sedikit membungkuk dan condong ke depan. Kedua tangan memegang bola dengan kedua siku tangan ditekuk sehingga bola berada di dekat dada. Menekuk siku tangan termasuk gerak nonlokomotor. Gerak manipulatif ditunjukkan saat melakukan gerak melempar/mendorong bola. Bola didorong ke depan sampai kedua lengan lurus. Gerakan diakhiri dengan melecutkan pergelangan tangan ke arah samping luar.


b. Melempar Bola dan Gerak Meluruskan Lengan

Mengoper di atas kepala (overhead pass) merupakan gerakan mengoper yang dilakukan dari atas kepala. Kamu dapat mengetahui langkah-langkah overhead pass dengan menelusuri internet atau studi literatur. Ingat, gunakan internet secara bertanggung jawab. Kamu juga dapat menonton video tentang gerak mengoper di atas kepala. Saat menonton video, cermati kombinasi gerak yang dilakukan pemain.


c. Memantulkan Bola dan Meluruskan Lengan

Gerakan Mengoper Dengan Memantulkan Ke Lantai 

Bagaimana kombinasi gerak nonlokomotor dan manipulatif pada gerakan mengoper dengan memantulkan ke lantai? Amatilah dan peragakan gerakan seperti Gambar 1.12 bersama temanmu. Bandingkan dengan gerakan temanmu. Kemukakan langkah-langkahnya kepada teman dan gurumu.


d. Mengoper bola dan Meluruskan Lengan

Gerakan mengoper dengan satu tangan di atas kepala (javeline pass) dilakukan untuk mengoper kepada teman dalam jarak cukup jauh. Gerakan ini diawali dengan memegang bola satu tangan di atas kepala (Gambar 1.13.B). Tangan lain diangkat untuk menyeimbangkan gerakan (Gambar 1.13.C). Bola diayunkan dan dilempar menggunakan lengan ke arah yang diinginkan (Gambar 1.13.D). Dalam gerakan ini, terdapat kombinasi gerak menekuk lengan dan melempar bola.



2. Kombinasi Gerak Nonlokomotor dan Manipulatif dalam Gerakan Menangkap Bola

a. Menekuk Lengan dan Menangkap Bola Lambung

Menangkap bola melambung memerlukan konsentrasi. Saat menangkap bola lambung, bola diterima menggunakan kedua tangan. Bola harus menempel sempurna di tangan dengan jari-jari memegang kuat. Siku ditekuk untuk meredam dorongan bola. Selanjutnya, bola didekatkan ke arah badan agar tidak mudah direbut lawan. Gerakan ini menunjukkan kombinasi gerak nonlokomotor dan manipulatif.

b. Membungkukkan Badan dan Menangkap Bola Menggelinding

Amatilah gerakan menangkap bola menggelinding diatas! Bungkukkan badan ke depan diikuti kedua lengan lurus ke bawah. Kedua telapak tangan diarahkan ke posisi datangnya bola dengan sedikit membuka jari.




3. Kombinasi Gerak Nonlokomotor, Lokomotor, dan Manipulatif dalam Gerakan Menggiring Bola

Menggiring bola (dribble) dilakukan dengan memantulkan bola ke lantai menggunakan jari-jari telapak tangan. Gerakan menggiring bola basket dapat kamu pelajari pada uraian berikut.

  • Menggiring bola di tempat, dilakukan dengan cara berdiri dan kedua lutut agak rendah. Posisi badan condong ke depan. Bola dipegang serta didorong ke lantai dengan telapak tangan dan jari. Pada saat bola memantul, tangan mengikuti gerakan bola sebelum mendorong kembali bola ke lantai. Gerakan ini termasuk kombinasi gerak nonlokomotor dan manipulatif.
  • Menggiring bola dengan berjalan atau berlari, diawali dengan berdiri dengan kedua lutut ditekuk dan badan condong ke depan. Kaki dilangkahkan sambil memantulkan bola ke lantai. Pergelangan tangan rileks agar bola mudah dikendalikan. Menggiring bola dengan berjalan atau berlari termasuk kombinasi gerak lokomotor dan manipulatif.


-A-                                  -B-


Bandingkan gambar gerakan menggiring bola dengan berjalan (A) dan gerakan menggiring bola di tempat (B)! Apa perbedaan kedua gerakan tersebut? Diskusikan jawaban pertanyaan ini dengan temanmu. Selanjutnya, jelaskan hasil diskusi kepada guru dan temanmu. Lakukan kedua gerakan tersebut secara berulang-ulang. Makin sering berlatih, makin cepat pula kamu mengendalikan bola saat berada dalam penguasaanmu. Dengan begitu, lawan tidak mudah merebut bola darimu.






Thursday, September 10, 2020

PESAWAT SEDERHANA (KATROL DAN RODA)

 RINGKASAN MATERI PESAWAT SEDERHANA

Jenis – jenis Pesawat Sederhana

Pesawat sederhana adalah alat yang digunakan untuk membantu mempermudah pekerjaan manusia. Pesawat sederhana ada 4 yaitu : katrol, roda berporos, bidang miring dan pengungkit. Keuntungan mekanis (KM) adalah bilangan yang menunjukkan berapa kali pesawat menggandakan gaya. Keuntungan mekanis dapat dirumuskan sebagai :

Katrol


Katrol merupakan jenis pesawat sederhana yang berbentuk roda yang biasanya dihubungkan dengan tali di sekelilingnya dimana ketika tali tersebut ditarik, maka katrol akan berputar pada porosnya. Katrol ini sering digunakan oleh tukang bangunan untuk menaikkan bahan ke atas, atau untuk menimba air dari bawah ke atas, mobil derek ketika menderek mobil.Berdasarkan tempat kedudukannya, katrol dapat dibedakan menjadi tiga yakni: katrol tetap, katrol bergerak, dan sistem katrol.

 

 Katrol tetap

Pada prinsipnya katrol tetap sama dengan pengungkit jenis pertama, yakni titik tumpu berada diantara titik beban dan titik kuasa seperti yang terlihat pada gambar 5(a). katrol tetap sering terlihat ketika digunakan pada timba, tiang bendera, dll. keuntungan mekanis pada katrol tetap adalah

Nilai keuntungan mekanis sama dengan 1 menunjukkan bahwa besar gaya kuasa (F) sama dengan berat beban (w). Hal ini berarti tidak mendapat keuntungan mekanis jika ditinjau dari besar gaya kuasa yang digunakan. Akan tetapi, kemudahan yang di dapat dari penggunaan katrol tetap adalah terletak pada perubahan arahnya kuasa, yakni mengubah gaya angkat menjadi gaya tarik 

Katrol bebas

Sesuai dengan namanya, katrol bebas adalah katrol yang bergerak ketika digunakan seperti yang terlihat pada gambar 5(b). Titik tumpu katrol bebas terletak pada titik C sedangkan titik A merupakan titik beban dan B merupakan titik kuasa, sehingga keuntungan mekanis pada katrol bebas dapat ditentukan sebagai berikut.

Nilai 2 pada keuntungan mekanis katrol bebas menunjukkan apabila mengangkat beban dengan berat tertentu maka dibutuhkan gaya kuasa sebesar setengah kali berat beban tersebut.

Sistem katrol (takal)

Sistem katrol atau takal adalah susunan katrol yang terdiri dari katrol bebas dan katrol tetap (minimal 2 katrol). Sistem katrol ini biasa digunakan untuk mengangkat beban yang sangat berat seperti pada mobil derek kecil bisa menderek mobil yang besar-besar sehingga dengan menggunakan katrol jenis ini gaya kuasa yang digunakan dapat diminimalkan. Keuntungan mekanis pada sistem katrol bergantung pada jumlah katrol dan tali yang menanggung beban tersebut.

Demikian penjelasan tentang materi pesawat sederhana untuk kelas 8, jadi dapat disimpulkan bahwa pesawat sederhana merupakan seperangkat alat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia. pesawat sederhana terdapat tiga jenis yakni tuas, bidang miring, dan katrol

Perhatikan gambar berikut!






Sebuah beban seberat 40 Newton ditarik ke atas dengan katrol tetap seperti pada gambar. Jika gesekan tali dan berat katrol diabaikan, maka gaya kuasa minimum yang diperlukan untuk mengangkat beban tersebut adalah ….

Pembahasan

Gaya kuasa minumum yang diperlukan untuk mengangkat adalah 40 N

F = w = 40

karena katrol tetap memiliki keuntungan mekanik KM = 1

 Perhatikan gambar katrol berikut.

 

Berapakah gaya kuasa yang dibutuhkan untuk mengangkat papan tersebut!

Pembahasan:

Diketahui: w = 20 N

Ditanya: F =…?

Penyelesaian:

Katrol di atas merupakan jenis katrol bergerak. Keuntungan mekanis katrol bergerak adalah 2, sehingga gaya kuasanya dirumuskan sebagai berikut.

Jadi, gaya kuasanya adalah 10 N.

 Roda

Roda digunakan untuk memindahkan benda agar lebih ringan, roda memiliki sebuah poros dan bisa berputar pada porosnya. Salah satu contoh roda adalah roda sepeda yang biasa kamu naiki

Jenis-Jenis Roda

Ø  Roda Setali

Roda setali, yaitu dua buah roda atau lebih yang dihubungkan dengan tali.

Roda Sepusat

Contohnya :

Roda sepeda yang dihubungkan dengan rantai, dan roda sepeda motor yang dihubungkan dengan rantai.

Ø  Roda sepusat, yaitu dua buah roda atau lebih yang memiliki pusat yang sama.

Contohnya : Roda pada mobil truk.

Roda bersinggungan

Gigi roda merupakan contoh pesawat sederhana.Gigi roda banyak digunakan pada mesin-mesin mobil, sepeda motor, dan sepeda.Pernahkah kamu memperhatikan ketika kamu naik sepeda? Ketika kamu melewati tanjakan, sepeda kamu akan terasa berat. Hal ini dikarenakan tarikan gaya gravitasi yang bekerja pada badan dan sepedamu. Sepeda masa kini telah dilengkapi dengan gigi roda yang lebih dari satu.Gigi roda ini berfungsi meningkatkan atau menurunkan putaran.Ketika sepeda akan melewati tanjakan, kamu pasti memindahkan gigi roda belakang sedemikian rupa sehingga rantai akan terhubung dengan gigi roda yang paling besar. Gigi roda depan yang berhubungan langsung dengan pedal tempat mengayuh pun diubah sedemikian rupa sehingga rantai akan terhubung pada gigi roda yang paling kecil. Hal ini mengakibatkan laju sepeda akan melambat, tetapi kamu akan merasakan kayuhan kakimu menjadi ringan. Sehingga dengan gaya sama seperti digunakan untuk mengayuh sepeda pada jalan datar, kamu dapat melewati tanjakan.










Thursday, September 3, 2020

Adipura Kota Balikpapan

1. Pengertian Adipura

Adipura adalah sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengolahan lingkungan perkotaan. Adipura diselenggarakan oleh kementerian Negara Lingkungan Hidup.

Balikpapan merupakan salah satu kota yang berhasil meraih penghargaan Adipura, hampir setiap tahunnya. Kota Balikpapan meraih penghargaan Adipura sebanyak 17 kali. Pada tahun 2013 dan 2014, Kota Balikpapan mendapat Adipura Kencana yang merupakan penghargaan tertinggi dalam bidang kebersihan.


2. Sejarah Adipura di Kota Balikpapan

Kota Balikpapan adalah kota yang mempunyai berbagai prestasi di berbagai bidang. Salah satu penghargaan yang diraihnya adalah penghargaan Adipura. Berikut ini sejarah perolehan Adipura Kota Balikpapan hingga tahun 2017.

NoAdipuraTahunNoAdipuraTahun
1Adipura Ke - I199012Adipura Ke - XII2007
2Adipura Ke - II199113Adipura Ke - XIII2008
3Adipura Ke - III199214Adipura Ke - XIV2009
4Adipura Ke - IV199315Adipura Ke - XV2010
5Adipura Ke - V199416Adipura Ke - XVI20"
6Adipura Ke - VI199517Adipura Ke - XVII2012
7Adipura Ke - VII199618Adipura Kencana2013
8Adipura Ke - VIII199719Adipura Kencana2014
9Adipura Ke - IX200420Adipura Kencana2015
10Adipura Ke - X200521Adipura Paripurna2016
"Adipura Ke - XI200622Adipura Kencana2017

3. Adiwiyata

Adiwiyata berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu adi dan wiyata. Adi berarti besar, agung, baik, ideal atau sempurna. Wiyata berarti tempat seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, Adiwiyata dapat diartikan tempat yang baik dan ideal untuk memperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup menuju cita-cita pembangunan yang berkelanjutan.

Tujuan diadakan Adiwiyata adalah membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi serta melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan bagi kepentingan generasi sekarang dan generasi yang akan datang.


4. Clean, Green and Healthy (CGH)

Clean, Green and Healthy adalah suatu program yang bertujuan menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, hijau dan sehat untuk dihuni oleh masyarakat yang dicapai melalui terselenggaranya beberapa kegiatan yang menitik beratkan pada pengolahan sampah dan penghijauan.